Friend indeed is a friend in need, setuju?

Hampir semua orang yang paham frasa ini akan setuju dengan hal ini.

Oh ya buat yang belum tahu artinya: teman sejati adalah teman yg ada saat dibutuhkan.. *sok tau.

Beginilah respon rata-rata orang-orang yg saya tanyai:
“Bener tuh, gw baru tau si A itu orgnya kyk gitu, gw lagi butuh bantuan dia aja susahnya bukan maen, giliran dia aja, maunya ditolongin terus”
“Minggu lalu gw pinjam duit 100rb ama tuh orang susahnya bukan main, bukan teman baik gw ternyata..”

Apa yg anda perhatikan? Ya, rata-rata melihat dirinya sebagai “friend in need”. Jarang yg ngomong “Eh iya bener yah, ternyata gw selama ini kurang respon ama temen gw, egois yah gw”. Ini posisi dimana anda ingin menjadi “teman sejati”.

Jangan heran apabila org yg selalu memposisikan dirinya sebagai “friend in need” dalam kesehariannya, akan mulai kehilangan teman-teman baiknya. Dia akan tetap punya teman, tapi bukan teman baik.

Teman baik atau teman sejati bukanlah teman selalu bersama-sama anda terus. Teman baik adalah org yg bisa anda percayai. Teman yg mau hadir untuk anda disaat anda butuh. Mungkin sebagai teman curhat, mungkin tempat meminjam uang (asal jangan gede2 yah), mungkin tempat menyampaikan rahasia2 anda..

Bila anda punya teman-teman seperti ini cukup banyak dan bertahan lama, saya pastikan anda juga seorang teman sejati buat mereka.

Saya kutip dikit dari buku Robert T Kiyosaki “Kekayaan anda, bukanlah dari seberapa besar uang yg anda miliki, tetapi seberapa banyak kawan (baik) yg anda miliki!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: